Jumat, 07 April 2017

Empat Jurus Jual Rumah








Kelesuan ekonomi memang punya pengaruh besar terhadap penjualan properti. Menurut beberapa broker, mereka mengaku kesulitan untuk menjual barang properti sehingga dibutuhkan jurus jual rumah yang jitu.

Adanya Pemilihan Umum 2014 membuat penjualan properti sempat tertekan, prediksinya, 2015 bakal balik lagi.

Tapi tetap saja, krisis global dan pelemahan rupiah membuat orang–orang berduit menahan budgetnya. Buat broker properti, hal itu tentu cukup merepotkan.

Tapi ada beberapa jurus jual rumah yang bisa diterapkan untuk meningkatkan penjualan di saat ekonomi lesu seperti dilansir dari Viva:

1. Menurunkan harga
Strategi yang paling mudah adalah dengan menurunkan harga jual barang propertinya. Jika di pasaran harga rumah mewah dengan fasilitas dan aksesibilitas keren dihargai Rp3 miliar, Anda bisa menjualnya dengan Rp 2,8 miliar. Potongan tersebut akan membuat calon konsumen Anda tertarik.

Broker juga bisa menggunakan strategi beberapa mall dan supermarket untuk menaikan dulu harga jualnya, untuk kemudian diturunkan lagi harganya.

2. Transfer knowledge
Terkadang, beberapa orang hanya ikut-ikutan tren, tidak benar-benar tahu apa yang sedang terjadi. Jika seperti itu, broker perlu memberi tahu bahwa ketika ekonomi lesu, saat banyak properti dijual dengan harga murah, saat itulah konsumen perlu beli. Bukan sebaliknya, membeli di saat properti booming dan harga tengah berada di puncak.

Metode transfer knowledge tidak hanya membuat broker dapat closing (menjual produknya), tapi juga bisa memberi solusi bagi konsumen. Jika sudah begitu, konsumen akan percaya penuh pada broker tersebut dan merekomendasikan ke teman-temannya.


3. Gimmick
Anda tentu pernah mendengar beberapa gimmick yang diberikan oleh developer. Seperti beli rumah dapat apartemen, beli apartemen dapat smartphone, atau lain sebagainya. Ya, semua itu akan mampu menarik perhatian calon konsumen yang ingin membeli hunian.

Ekonomi lesu bukan berarti tidak ada konsumen, rumah selalu dibutuhkan, hanya saja, bagaimana Anda mampu mengemas produk tersebut dan menyajikannya berbeda dengan yang lain.

Selengkapnya : http://blog.citragran.com/content-587-empat-jurus-jual-rumah.html

3 Manfaat Baik Travelling Untuk Kesehatan







Siapa yang tidak suka dengan liburan? Travelling bersama teman atau pun keluarga di masa-masa liburan tentunya dapat bermanfaat baik untuk kesehatan mental maupun hubungan kita dengan teman atau pun keluarga.

Namun tahukah Anda berdasarkan berbagai studi yang dilakukan di Inggris dan Amerika Serikat, bahwa dengan liburan di setiap tahunnya dapat bermanfaat juga untuk kesehatan badan?

Untuk lebih jelasnya, berikut adalah tiga manfaat baik travelling untuk kesehatan;

Rencana Liburan Meningkatkan Rasa Baik – Sebuah studi yang dilakukan oleh profesor asal University of Surrey, Inggris menemukan bahwa orang yang sering melakukan jalan-jalan liburan di setiap tahunnya terlihat lebih bahagian dan ceria di setiap harinya;

Liburan Mencegah Risiko Serangan Jantung – Berdasarkan studi Framingham Heart mengatakan bahwa orang yang jarang pergi liburan dalam beberapa tahun, 30 persen diantaranya memiliki risiko terkena serangan jantung. Sedangkan orang yang sering bepergian, justru risiko serangan jantung berkurang hingga 21 persen; dan, 
 

Generasi Milenial Sulit Beli Rumah









Memiliki rumah sendiri memang tidak mudah, apalagi saat usia Anda belum menginjak usia 30 tahun. Dengan penghasilan yang terbilang pas-pasan, impian memiliki rumah sendiri seperti mimpi di siang bolong.

Ditambah dengan fakta di lapangan, yang mana harga rumah yang terus melonjak setiap tahunnya dan lokasi yang semakin jauh tergeser ke pinggir kota.

Tapi, apakah hanya dua faktor itu saja yang mempengaruhi generasi milenial sulit membeli rumah ?

Dilansir dari viva, faktor-faktor lain juga turut memberikan pengaruh lain mengapa generasi milenial ini masih sulit membeli rumah .
Kenaikan nilai suku bunga deposito ternyata tidak pernah sebanding dengan kenaikan harga rumah .

Rumah yang diperjualbelikan oleh pihak pengembang biasanya mengalami kenaikan sekitar 6-10% dalam jangka waktu 6 bulan.

Melihat kenaikan gaji bulanan, mungkin akan sulit mengejar kenaikan harga saat ingin beli rumah.

Harga material bangunan juga kerap naik sehingga generasi milenial membutuhkan modal besar untuk membeli rumah.

Solusi yang paling memungkinkan untuk membeli rumah adalah dengan sistem Kredit Pemilikan Rumah atau KPR. Tapi tidak semua orang merasa berani untuk memilih mekanisme pembayaran ini.

Selengkapnya : http://blog.citragran.com/content-585-generasi-milenial-sulit-beli-rumah.html

JAUHI LOKASI - LOKASI INI JIKA INGIN BELI RUMAH






Ingin beli rumah tetap menjadi kebutuhan utama karena fungsinya sebagai tempat tinggal dan melindungi dari berbagai ancaman. Tidak heran banyak yang tergiur untuk membeli rumah dengan penawaran khusus.

Akan tetapi, hal ini jangan langsung membuat Anda setuju untuk membeli rumah tadi.

Ada ungkapan yang menyebutkan kalau lokasi menentukan prestasi. Sama halnya dengan rumah. Selain faktor harga, faktor lokasi juga sangat penting saat Anda akan membeli rumah .

Berikut sejumlah lokasi yang harus Anda hindari saat ingin membeli rumah:

1 Dekat sungai atau kali
Bagi warga Jakarta, banjir sudah menjadi langganan yang datang setiap musim penghujan. Sudah lumrah diketahui jika rumah yang berlokasi dekat sungai atau kali memiliki resiko tinggi untuk terkena banjir.

Cermati secara detail apakah rumah inacaran ingin Anda beli terbebas banjir atau tidak.

2 Dekat bandara

Lokasi ini cukup membantu bagi Anda yang sering melakukan perjalanan. Namun, penelitian yang dilakukan oleh Imperial College London, Inggris, menyebutkan bahwa orang yang tinggal di sekitar bandara memiliki peningkatan resiko penyakit kardiovaskular yang disebabkan oleh suara bising pesawat terbang yang keras.

3 Dekat SPBU

Rumah dengan jarak radius kurang dari 1 kilometer terhadap Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umur (SPBU) ternyata rentan terhadap ancaman kebakaran.

Pikir dua kali saat Anda ingin beli rumah dekat dengan lokasi ini. Selain kebakaran, udara di sekitar rumah juga terancam polusi.

Selengkapnya : http://blog.citragran.com/content-584-jauhi-lokasilokasi-ini-jika-ingin-beli-rumah.html

Merasa Lemari Pakaian Anda Kecil? Simak Beberapa Tips Ini







Salah satu furnitur yang tidak boleh kita lewati di dalam rumah, khususnya pada kamar pribadi yaitu adalah lemari pakaian.

Tempat untuk menyimpan beragam pakaian tersebut tentunya akan menjadikan suasana kamar menjadi rapih dan tertata bila disajikan dengan rapih di setiap harinya.

Namun bagiamana bila koleksi pakaian Anda semakin banyak di setiap bulannya? Atau bahkan di setiap harinya?

Jangan khawatir, berikut adalah beberapa tips untuk menambah luas lemari pakaian di dalam rumah Anda ;

Rapihkan & Susun Kembali – Salah satu trik mudah agar lemari Anda terasa lebih luas, pastikan Anda merapihkan serta menyusun kembali beberapa pakain di dalam lemari tersebut.

Pastikan, Anda menyimpan serta menyusun pakaian dari yang jarang dipakai hingga sering dipakai di setiap harinya agar Anda pun secara mudah merapihkan susunan tersebut;

Susun Secara Berkala – Selain menata serta menyusun seluruh pakaian, pastikan Anda pun membuat jadwal secara berkala pada bulan-bulan tertentu, untuk menata ulang seluruh isi lemari Anda.

Selengkapnya : http://blog.citragran.com/content-583-merasa-lemari-pakaian-anda-kecil-simak-beberapa-tips-ini.html

Hal yang Harus Diperhatikan Merancang Ruang Keluarga



Memiliki berbagai ruangan dengan fungsi yang berbeda di dalam rumah tentunya akan menjadi kenikmatan tersendiri bagi siapapun pemilik rumah maka dari itu merancang ruang keluarga sangat penting.

Untuk merancang ruang keluarga, tentunya tidak membutuhkan keahlian tertentu agar menjadikan ruangan tersebut menjadi nyaman.

Hanya merancang berbagai kebutuhan yang diinginkan keluarga, maka ruang keluarga pun dapat begitu saja terbentuk.

Namun, terdapat beberapa hal penting yang harus diperhatikan agar suasana ruang keluarga semakin nyaman. Seperti apa hal tersebut?

Berikut adalah beberapa hal yang harus diperhatikan dalam merancang ruang keluarga di rumah.

Letakkan Meja Kecil di Depan Sofa – Salah satu menata serta merancang ruang keluarga yang baik adalah dengan meletakkan beberapa furnitur yang dapat memudahkan Anda untuk beraktivitas.

Salah satunya seperti meletakkan meja pada bagian tengah ruangan tersebut, yang berfungsi sebagai tempat menyimpan beragam kebutuhan Anda, baik itu teh, kopi, cemilan, majalah dan sebagainya;

Jadikan Sofa Sebagai Tempat Paling Nyaman Bersama Keluarga – Selain meja, beberapa hal yang harus Anda perhatikan adalah pemilihan sofa di ruang keluarga. Banyak sekali desain serta tipe sofa yang dapat Anda cari di perlengkapan rumah terdekat.

Selengkapnya : http://blog.citragran.com/content-582-hal-yang-harus-diperhatikan-merancang-ruang-keluarga.html

Tips Merancang Ruangan Dengan Atap Rendah




Sekilas jika kita mencari berbagai tips dan trik desain untuk menata dan merancang ruangan rumah agar tampak lebih menarik dan mewah, umumnya beragam ruangan tersebut memiliki jarak atap yang cukup tinggi bukan?

Apalagi ditambah dengan penggunaan furnitur yang sangat jarang ditemukan dan sesuai dengan kebutuhan di dalam rumah kita , membuat kita cukup frustasi bukan?

Tetapi Anda jangan khawatir, tidak seluruhnya ruangan dengan jarak atap yang tinggi selalu membuat ruangan tampak lebih menarik dan mewah pada umumnya.

Masih banyak beragam cara agar ruangan tampak lebih menarik, meskipun dengan atap yang sangat rendah. Penasaran?

Berikut adalah beberapa tips untuk merancang ruangan dengan atap yang rendah;

Keep It Simple – Bagaimana penilaian Anda terhadap gambar ilustrasi ruangan di atas? Sangat sederhana bukan?

Salah satu kunci agar ruangan tampak lebih menarik dan nyaman dengan atap yang rendah adalah dengan membuatnya lebih simpel di setiap sudutnya.

Baik dalam penggunaan warna, serta menggunakan furnitur yang tidak berlebihan;

Letakkan Rak atau Tempat Penyimpanan di Dinding – Dengan posisi atap yang cukup rendah, tentu akan membuat ruangan tampak lebih kecil dan sempit.

Selengkapnya : http://blog.citragran.com/content-581-tips-merancang-ruangan-dengan-atap-rendah.html